Gedung R.M. Margono Djojohadikusumo Diresmikan

Yayasan Keluarga Hashim Djojohadikusumo (YKHD) meresmikan penyerahan dan penggunaan gedung ‘R.M. Margono Djojohadikusumo’ kepada Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UGM. Penyerahan secara simbolis dilakukan secara langsung oleh Pimpinan YKHD, Hashim Djojohadikusumo, kepada Dekan FIB, Dr. Ida Rochani Adi, M.A., serta disaksikan oleh Rektor UGM, Prof. Ir. Sudajarwadi, M.Eng., Ph.D., Kamis, 10 Desember 2009  di kompleks FIB UGM.

Kepada wartawan, Hashim Djojohadikusumo menyampaikan alasan kepedulian yayasannya dan bagaimana mereka memberi perhatian serius terhadap pembangunan pengembangan sarana dan prasarana pendidikan. Salah satunya adalah dengan membantu pembangunan kebudayaan Indonesia yang menurutnya harus dimulai dari pembangunan sumber daya manusia melalui lembaga pendidikan.

“Kami dari Yayasan sudah melihat UGM adalah lembaga pendidikan excellent, khususnya di bidang ilmu budaya. Lembaga pendidikan ilmu budaya masih diperlukan supaya generasi muda tidak lupa budaya nusantara. Ikut mencintai budaya sendiri, ikut melestarikan budaya sendiri. UGM memiliki peran besar untuk tugas dan peranan luar biasa penting itu,” katanya. Hashim menambahkan pembangunan sarana gedung dimulai pada 11 September 2008 dan menghabiskan dana sebesar 13,5 miliar rupiah.

Bangunan terdiri atas empat lantai dengan luas keseluruhan 3.200 meter persegi. Gedung digunakan untuk keperluan laboratorium arkeologi, ruang kuliah, ruang dosen, dan ruang guru besar. Bangunan baru ini diberi nama gedung R.M. Margono Djojohadikusumo, seorang tokoh yang pernah turut menginspirasi pembangunan Indonesia di masa kemerdekaan, juga pendiri Bank BNI 46, dan yang tidak lain adalah kakek dari Hashim Djojohadikusumo. “Pemilihan nama ini karena penghormatan nama Eyang adalah pecinta budaya Indonesia. Umur 8 tahun, saya sering mendengar Eyang bercerita sejarah kejayaan bangsa Indonesia. Eyang saya seorang patriot dan pejuang kemerdekaan,” katanya.

Dekan FIB, Dr. Ida Rochani, mengemukakan pihaknya berencana akan memanfaatkan gedung bantuan YKHD ini untuk menyosialisasikan budaya Indonesia kepada dunia internasional sehubungan akan dilangsungkan World Conference on Science, Education, and Culture 2010 yang mengangkat tema ‘Local Wisdom Inspiring Global Solutions’ pada Oktober 2010.

Dalam upacara peresmian tersebut, Rektor UGM, Prof. Ir. Sudjarwadi, M.Eng., Ph.D., menyambut baik keberadaan gedung bantuan YKHD. Rektor menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih atas bantuan itu. Sebelumnya, kata Rektor, YKHD juga telah memberikan bantuan berupa beasiswa, juga pemberian insentif mengajar bagi guru besar yang telah pensiun. “Semangat dan cita-cita dari Yayasan ini semoga dapat memberikan semangat bagi UGM dalam proses pembelajaran,” harapnya. (Humas UGM/Gusti Grehenson)