Anak-anak Korban Kebakaran Butuh Perlengkapan Sekolah

Warta Kota,  Kamis 8/9 melaporkan ratusan anak sekolah korban kebakaran di Jakarta Utara membutuhkan bantuan perlengkapan sekolah. Sampai saat ini Suku Dinas Pendidikan Dasar Jakarta Utara belum memberikan bantuan perlengkapan sekolah kepada mereka. Padahal proses belajar mengajar nakan dimulai padaq Kamis 8/9/2011. Anak-anak korban kebakaran kebingungan bersekolah karena perlengkapan sekolah sudah ludes oleh si jago merah.

Sementara itu jumlah anak korban kebakaran di Kampung Beting sebanyak 14 orang. Ricardo Hutahaen, Koordinator Sanggar Arsari anak Mandiri Kampung Beting yang membantu warga korban kebakaran menuturkan bahwa sampai kemarin, anak korban kebakaran yang sudah terbantu dengan disediakan perlengkapan sekolah sebanyak 9 orang. "Bantuan itu diberikan oleh Yayasan Wadah Titian Harapan. Yayasan itu memberikan seluruh anak korban kebakaran berupa sepatu, seragam sekolah, buku-buku dan tas. Lima anak korban kebakarann lainnya masih berlebaran di kampung halamannya." ucap Ricardo. (Warta Kota 8/9/2011)