Premiere Lima Film Finalis Eagle Awards 2011

Penayangan perdana antalogi 5 film Eagle Award 2011 berlangsung pada 13 September 2011 di Blitzmegaplex Central Park, Jakarta Barat  pukul 15.00,  dibuka oleh  Produser Eksekutif, Kioe Moe, dan Direktur Pemberitaan Metro TV, Suryopratomo. Premiere Eagle Award 2011 yang bertema  'Bagimu Indonesia' ini menampilkan film-film dengan judul sebagai berikut: Adeus Timor Lorosae (Kupang, NTT) yang bercerita tentang usaha warga baru eks-Timor Timur di kamp pengungsian Naibonat, Kupang Timur, Nusa Tenggara Timur untuk hidup mandiri di segala bidang, ditunjukan oleh usaha Fransisco Ximenes yang memberdayakan hampir segala aspek kehidupan warga baru. Hutanku, Sekolahku (Magosi, Mentawai), bercerita tentang sekelompok orang yang peduli  pendidikan di pedalaman suku Mentawai yang merasa diabaikan oleh pemerintah. Garamku Tak Asin Lagi (Bireun, NAD), berkisah tentang  sekelompok perempuan Aceh,  mayoritas janda yang berusaha mempertahankan produksi garam lokal Aceh dengan cara tradisional ditengah monopoli garam impor.  Mutiara Pesisir Pantai (Timika, Papua), mengisahkan perjuangan pekerja kesehatan dan mama-mama kader(tenaga sukarelawan dari warga IPAYA) dalam memberikan pendidikan dan pelayanan kesehatan dengan peralatan serba terbatas, akses transportasi terbatas, kondisi alam yang susah diprediksi dan kearifan lokal tentang kesehatan di daerah pesisir pantai IPAYA distrik Mimika Barat, Kabupaten Mimika Papua dan Presiden Republik Abu-Abu (Koja, Jakarta Utara) yang bercerita tentang perjuangan sekelompok warga untuk mendapatkan pengakuan negara atas identitas dirinya.

Kelima finalis tersebut kemudian akan disaring lagi untuk dipilih sebagai film paling favorit pilihan pemirsa yang akan dinobatkan sebagai pemenang Eagle Award pada 28 Oktober 2011.

Sekitar 260 Penonton memenuhi Studio saat berlangsungnya Premier Eagle Award 2001 ini.  Selesai menonton, keluarga Yayasan WADAH Titian Harapan yang hadir bersama  koordinator Sanggar Arsari Kp. Beting, Ricardo Hutahaen yang juga tokoh dalam film republik abu-abu  serta sutradaranya beramah tamah di Foodcourt Central Park.