Remaja Kurang Beruntung dari Berbagai Negara Asia Berkumpul dalam WGG 2015 Yogyakarta

Yayasan Wadah menyelenggarakan Wadah Global Gathering (WGG) kedua pada tanggal 18-20 Maret 2015 lalu dengan  tema Education: Building Blocks of a Better Future di Royal Ambarrukmo Hotel, Yogyakarta. Acara ini dihadiri oleh sahabat-sahabat Wadah, baik yang lama maupun yang baru dari Indonesia, Filipina, Polandia, Amerika Serikat, Spanyol, India dll. Mereka menjadi saksi atas berbagai kisah yang sangat menyentuh,  mengharukan dan membanggakan yang disampaikan oleh para  pembicara remaja yang merupakan anak-anak yang kurang beruntung  dari mitra Wadah di  Indonesia(Wadah Foundation, Gita Eklesia Foundation, SOS Children’s Village), Filipina (Championing Community Children, Tuloy Foundation, Raise a Village Project), Nepal (Maiti Nepal), India (Saksham, Udayan Care), Bhutan (Tarayana Foundation) dan  Afghanistan (Shuhada Organization).

Tiga hari sebelumnya yaitu dari 15-17 Maret 2015, para remaja tersebut dikumpulkan  untuk pertamakalinya dalam kegiatan yang diberi nama WGG Youth Camp, di Jayakarta Resorts Hotel, Yogyakarta. Kegiatan ini dibuat untuk membangun persahabatan dan suasana akrab antara para remaja tersebut. Selain itu, agar lebih mengenal Wadah, mereka juga diajak  mengunjungi  salah satu komunitas PKM Wadah, yaitu Bosskid di Kabupaten Gunung Kidul,  DIY.

Sebagian besar remaja ini baru pertamakali mengunjungi negara lain dan juga  merupakan pengalaman pertama mereka  berkumpul dan terlibat dalam satu kegiatan besar dengan para remaja dari negara lain.  Agar mereka bisa akrab dan nyaman satu sama lain serta siap tampil  dengan baik dalam acara utama WGG 2015,   maka dibuatlah  berbagai kegiatan dibawah bimbingan sejumlah fasilitator. WGG 2015 merupakan “milik” para remaja tersebut karena merekalah pembicara  utama dalam acara internasional ini dengan topik  pendidikan untuk masa depan yang lebih baik. Fasilitator yang telah membimbing para remaja tersebut dengan penuh semangat, tekun dan  sabar adalah Mary Beth Lopresti, Margaret Connor, Babli Kalha, Joan Fulton, Tracy Trinita, Ivy Hares dan Sonam Pem.

Ada lima sesi dalam acara utama WGG 2015 yang diisi oleh lima kelompok pembicara remaja yang dikelompokkan berdasarkan latar belakang dan pengalaman mereka, yaitu:

• Dreamers From Afar (Tarayana Foundation, Raise a Village, Wadah Foundation)

• From Nowhere to Somewhere! (Shuhada Organization, Gita Eklesia Foundation)

• Jewels of the Bustling Cities (Championing Community Children, Wadah Foundation)

• Abandoned No More (SOS Children’s Villages, Tuloy Foundation, Udayan Care)

• Victors True and Through (Maiti Nepal, Saksham)

Zhariff Mohammad dari Wadah Malaysia, membagi pengalamannya untuk memotivasi para remaja
Zhariff Mohammad dari Wadah Malaysia, membagi pengalamannya untuk memotivasi para remaja

Setiap sesi dipandu oleh  sahabat Wadah yang sudah berpengalaman yaitu,  Sonam Pem  dari Tarayana Foundation, Robin Lim – CNN Hero of the Year 2011, Efren Peñaflorida – CNN Hero of the Year 2009, Pushpa Basnet – CNN Hero of the Year 2012 dan Fr. Ned Bisu dari  Raise a Village Project.