Masyarakat Kampung Rinjani Bergotong-royong Membangun Jalan Setapak

Bermula dari peristiwa terjatuhnya salah satu warga Kampung Rinjani karena jalan tanah yang licin, masyarakat, terutama kaum perempuan PKM Wadah Kampung Rinjani, bergerak cepat memprakarsai peningkatan konstruksi jalan setapak sepanjang 20 meter menuju PAUD Titian Harapan Rinjani, dampingan Yayasan Wadah. Kegiatan pembangunan jalan ini hanya dilakukan setiap hari Minggu yang disebut dengan kegiatan bakti masyarakat.

Sekitar 80% dana untuk pembangunan jalan ini berasal dari masyarakat dan 10 persen dari masyarakat Kampung Rinjani di perantauan. Hampir semua anggota masyarakat,  laki-laki dan perempuan di Kampung Rinjani aktif terlibat dalam kegiatan tersebut, termasuk anak-anak dan para remaja. Anggota masyarakat yang tidak bisa ikut kerja bakti secara langsung, berusaha menyumbangkan  minuman dan makanan.

Peningkatan mutu konstruksi jalan setapak menggunakan  semen tersebut membutuhkan waktu sekitar 2 bulan yang dimulai pada  bulan Januari sampai Februari. Sekarang jalan setapak itu sudah nyaman untuk dilalui baik untuk pejalan kaki maupun dengan motor (Warni/Kiki).