Ulasan Media

Yayasan Hashim Djojohadikusumo Pentaskan Teater Anak

Jakarta - Sebanyak 151 anak pinggiran akan menampilkan sendratari "Untukmu Indonesiaku" di Gedung Kesenian Jakarta pada Jumat, 9 Juli mendatang. Mereka adalah anggota Sanggar Arsari Anak Mandiri yang lolos audisi untuk pertunjukan yang didukung penuh oleh Yayasan Wadah Titian Harapan, yang didirikan Anie Hashim Djojohadikusumo, istri pengusaha papan atas nasional Hashim Djojohadikusumo. Anak-anak ini berasal dari berbagai perkampungan miskin, seperti di Penjaringan, Kampung Beting, Kali Bekasil, dan Klender di Jakarta serta Parung di Bogor. Ikut pula anak-anak binaan dari Program Penguatan Keluarga Desa Taruna Indonesia di Lembang, Bogor, Yogyakarta dan Bali.

Mereka selama ini berlatih di masing-masing sanggar dan kemudian bergabung dalam latihan bersama untuk pertunjukan yang disutradarai Ophan, pengajar teater dan tari di berbagai sekolah menengah di Jakarta.

"Seluruh proses persiapan sendratari ini memberikan harapan dan pembelajaran kepada anak-anak, bahwa apabila mereka berlatih keras, mengasah potensinya, disiplin dan mau kerja sama, maka masa depan akan terbentang luas," kata Anie dalam siaran persnya.

Yayasan Wadah Titian Harapan didirikan Anie pada 2007 sebagai perpanjangan dari Yayasan Arsari Djojohadikusumo. Dewan penasihat yayasan ini, antara lain, adalah Janti Notowidigdo, Dewi Djarot, dan Tutik Bambang Wahyudi.(Kurniawan, Tempo Interaktif, Selasa, 6 Juli 2010)

Penyerahan hasil renovasi gedung panti asuhan Salib Putih

Penyerahan hasil renovasi gedung panti asuhan Salib Putih dari penyandang dana sekaligus pelaksana renovasi –Yayasan Wadah Titian Harapan yang diketuai Ibu Anie Hashim, kepada Yayasan Sosial Kristen Salib Putih diterima oleh Ketua Yayasan Sosial Kristen Salib Putih Pengurus Ibu Dra. Insiwijati Prasetyaningsih, MM. Hadir pada kesempatan tersebut segenap Pembina, Pengurus, dan Pengawas Yayasan Sosial Kristen Salib Putih beserta tamu undangan, termasuk Bapelsin XXV GKJ.

Ketua Yayasan Wadah Titian Harapan berpesan agar apa yang telah dibangun dengan baik dapat dirawat segenap penyelenggara panti asuhan termasuk anak-anak sebagai penghuninya. Beliau berjanji akan senantiasa memperhatikan dan mendampingi pelayanan di Panti Asuhan maupun Panti Wredha Salib Putih. (Berita Sinode 13 Juli 2010)